Isi Undangan Pernikahan

Isi undangan pernikahan adalah salah satu komponen terpenting dalam sebuah pernikahan. Mengapa dikatakan terpenting? Karena sebagaimana dalam banyak hal, isi adalah bagian terpenting dalam sesuatu. Kacang saja jika tanpa isi tidak akan berarti bukan? :)
Bagi anda yang menginginkan contoh isi undangan pernikahan, anda bisa mengcopy-pastenya di halaman DANI-CRAFT. Sebagai pengrajin souvenir dan undangan, DANI-CRAFT juga menyediakan contoh isi undangan pernikahan.
Tentu saja tidak sepenuhnya copy-paste, karena ada beberapa hal yang perlu anda edit. Beberapa hal tersebut antara lain;

1. Nama mempelai

Tentu saja ini perlu anda ganti dengan nama anda dan pasangan anda. Kalau tidak anda ganti, artinya anda membuatkan undangan untuk orang lain. Ganti nama dalam contoh undangan pernikahan yang telah di sediakan oleh DANI-CRAFT dengan nama anda dan pasangan. Dalam hal ini terdapat beberapa pendapat mengenai penulisan nama. Apakah nama harus menyertakan gelar atau tidak. Pertama ada orang yang merasa malu jika menyertakan gelar. Dan sebagian orang yang lain tidak mantap jika tidak disertai dengan gelar. Keduanya tidak salah karena merupakan bagian dari selera masing-masing. Asal tidak disertai dengan niat kesombongan, tentu ok-ok saja. Namun jika memang tidak mempunyai gelar, tentu tidak perlu dipaksakan untuk menulis gelar :)
Selain masalah gelar, anda juga perlu memikirkan apakah menyertakan nama panggilan atau tidak. Karena beberapa orang lebih dikenal dengan nama panggilannya daripada nama aselinya. Jadi kadangkala selain menyertakan nama lengkap, beberapa undangan juga terdapat nama panggilan dari mempelai berdua. Tapi memang sulit ditemukan undangan yang menggunakan nama samaran :)

2. Nama orang tua

Nama orang tua biasanya diletakkan di bagian bawah nama dari masing-masing mempelai. Nama orang tua ini juga tidak lepas dari polemik soal gelar. Hanya saja, para nama orang tua biasanya tidak menyertakan nama panggilan dari orang tua yang bersangkutan dalam isi undangan pernikahan.

3. Acara Pernikahan

Yang perlu diedit berikutnya dalam isi undangan pernikahan adalah pada bagian acara pernikahan. Ini meliputi; resepsi pernikahan dan akad nikah. Di kedua acara tersebut, yang perlu diubah adalah; Tanggal Acara, Waktu Acara (pukul berapa gitu) dan Tempat Acara Pernikahan.

4. Doa dan kata-kata mutiara

Well, sebenarnya ini tidak begitu perlu untuk diubah. Apalagi jika doa adalah seperti ayat Arruum dan Doa nabi dalam pernikahan putrinya. Hanya saja, jika kata-kata mutiara adalah berupa puisi aseli karangan seseorang yang secara spesifik digunakan dalam undangannya, tentu kita perlu mempertimbangkan untuk menggantinya. Apalagi jika dalam dalam puisi tersebut tertulis seperti “oh adinda fulan bla-bla-bla…” tentu kita sangat perlu untuk mengubah atau tidak menggunakan kata-kata mutiara ini.
Sebenarnya keempat hal ini sudah cukup mewakili bagian mana saja yang perlu diubah dalam template undangan pernikahan. Namun semuanya tentu saja tergantung dari contoh isi undangan pernikahan yang anda dapatkan. Namun jika anda menggunakan contoh isi undangan pernikahan DANI-CRAFT sepertinya sudah cukup memadai.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.