Arsip untuk Undangan Pernikahan

Undangan Pernikahan


Ada sebagian orang yang ketika menerima undangan pernikahan, tidak langsung membacanya mentah mentah. Mungkin membiarkan jemarinya menelusuri setiap bagian dari undangan pernikahan tersebut secara perlahan-lahan. Membayangkan bagaimana proses pembuatan undangan pernikahan ini. Membayangkan bagaimana rumitnya diskusi antara satu pasangan dengan yang lainnya. Yang bahkan mungkin di tambahi dengan saran-saran dari keluarga.

undangan pernikahan

undangan pernikahan

Bukan hal yang salah ketika terjadi diskusi yang alot semacam ini. Karena setiap anggota keluarga tentunya ingin yang terbaik dalam acara pernikahan tersebut. Setiap anggota keluarga ingin agar undangan pernikahan yang merupakan salah satu ujung tombak acara pernikahan menjadi sedemikian sempurnanya. Karena boleh dikatakan, undangan pernikahan adalah sesuatu hal yang pertama kali datang kepada calon tamu undangan. Ibarat pemberi kesan, undangan pernikahan adalah kesan pertama. Dan siapapun mungkin tahu bahwa kesan pertama tidak datang dua kali. (namanya aja kesan pertama ya bro)
Bagaimanapun bentuk undangan pernikahan, ada beberapa komponen untama yang mungkin karena saking terbiasanya, menjadi kurang dicermati. Tapi, kita coba untuk menghimpunnya. Entah bagiaman bentuk undangan, biasanya ada beberapa hal sebagai berikut; nama mempelai (kedua mempelai), nama orang tua (orang tua dari kedua belah pihak). Lantas tempat akad dan resepsi pernikahan dan yang terakhir adalah waktu akad dan resepsi. Beberapa tambahan yang mungkin ada dalam undangan pernikahan misalnya;
kata-kata mutiara atau doa yang diambil dari Al Qur’an dan Hadits serta nama-nama keluarga yang turut mengundang. Untuk di daerah Sumatera dan kalimantan, mungkin kita cukup sering menemui nama-nama turut mengundang. Namun untuk di daerah jawa, nama-nama turut mengundang ini tidak begitu sering kita temukan.
Hal lain yang mungkin berbeda dalam undangan pernikahan satu dengan yang lainnya adalah pencantuman gelar akademik atau pangkat. Sebagian orang mungkin senang mencantumkan gelar dokter, sarjana teknik, akademi madya, dan lain-lain. Sedangkan yang lainnya mungkin tidak suka untuk mencantumkan gelar akademiknya. Mana yang benar? Tentu saja tidak ada kata benar atau salah dalam hal ini, karena tidak ada aturan atau undang-undang yang mengharuskan memakai atau tidak memakai gelar dalam undangan pernikahan.
Hal lain yang mungkin berbeda adalah, mana yang dicantumkan lebih dulu, nama mempelai wanita atau mempelai pria. Terkadang beberapa calon pengantin bingung dengan pencantuman ini. Bahkan mungkin bertanya-tanya kepada orang di sekitar mereka. Sebenarnya dalam hal ini pun tidak ada aturan yang baku. Namun beberapa orang berpendapat bahwa jika acaranya diadakan oleh keluarga pihak perempuan, maka nama mempelai perempuan yang ditulis demikian. Demikian pula jika acara diadakan oleh mempelai pria, maka nama mempelai pria lah yang disebutkan pertama kali dalam undangan pernikahan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Undangan Pernikahan Unik


Setidaknya terdapat dua kategori dari sebuah undangan pernikahan. Yakni undangan pernikahan berbahan utama kertas dan undangan pernikahan berbahan utama non kertas. Undangan pernikahan kertas dapat dibagi lagi menjadi undangna hard cover dan undangan softcover.Baik undangan hardcover maupun softcover, keduanya sangat sering ktia temui, karena kedua hal ini boleh dibilang merupakan kartu undangan yang paling banyak digunakan oleh orang.
Bagi beberapa orang, mereka tidak menggunakan undangan pernikahan unik berbahan utama kertas untuk memberikan sentuhan khusus dan membuat kesan sejak awal. Seperti yang kita ketahui, undangan pernikahan adalah hal pertama yang diterima oleh orang yang diundang dalam pesta pernikahan. Dengan memberikan kartu undangan yang berbeda sejak dari awal, kita bisa membuat kesan yang mendalam bagi para calon tamu. Dan seperti yang kita ketahui, sebuah kesan pertama adalah hal yang spesial. Karena kesan pertama terkadang menentukan anggapan beberapa orang akan keadaan selanjutnya. Bahkan karakter “kesan pertama” ini cukup unik. Kenapa? Karena seperti yang kita ketahui, kesan pertama tidak bisa diulangi dua kali.
Beberapa orang memilih undangan pernikahan unik sebagai cara untuk memberikan kesan yang lebih kepada para tamu undangannya. Selain memberikan kesan, biasanya sebuah undangan pernikahan unik mempunyai nilai tambah dalam hal kegunaan. Jadi selain dapat memberikan kesan, undangan pernikahan tadi juga mempunyai nilai tambah dan guna.

Komentar (1)

Template Undangan Pernikahan


Bagi beberapa orang, template undangan pernikahan adalah sesuatu yang dicari dan dibutuhkan. Salah satu yang membutuhkan template undangan pernikahan adalah para pasangan yang hendak menikah.

template-undangan-pernikahanMeskipun demikian tidak semua pasangan mencari template undangan pernikahan. Calon pasangan pengantin yang sama-sama sibuk bisa saja menyerahkan segala sesuatu yang berkaitan dengan acara pernikahan kepada WO atau wedding organizer. Dengan menyerahkan urusan kepada WO, para calon pengantin terbebas dari kesibukan dalam berburu pakaian pengantin, souvenir, dekorasi, dan urusan undangan pernikahan. Tinggal mengatakan apa saja yang diinginkan dalam acara pernikahan secara komplet kepada sang WO.

Dan tentu saja, ada yang tidak boleh ketinggalan yaitu, bayar :)
Kita bisa melakukan request kepada Wedding Organizer mengenai undangan pernikahan yang kita inginkan. Misalnya, harus disesuaikan dengan tema acara pernikahan kita. Jika tema acara pernikahan kita adalah biru, kita bisa request warna dari “invitation” kita berwarna biru pula. Atau jika warna tema pernikahan kita adalah merah maroon, maka kita juga bisa request warna merah maroon dalam kartu undangan kita.

Namun demikian, bagi beberapa orang yang senang melakukan perburuan undangan pernikahan, mencari template undangan pernikahan adalah salah satu kesenangan yang mengasyikkan. Template undangan pernikahan dapat digunakan sebagai tambahan wawasan untuk membantu menyusun kata-kata dalam undangan pernikahan.

Komentar (1)

Kartu undangan pernikahan


Dalam membeli kartu undangan pernikahan, tidak ada salahnya jika kita meminta konsultasi kepada beberapa orang seperti anggota-anggota keluarga kita. Ini bisa berarti ayah, ibu, kakak, adik dan sebagainya. Meskipun kita telah menemukan produsen undangan pernikahan terpercaya seperti di DANI-CRAFT.
Namun jika kita terlanjur jatuh cinta kepada salah satu jenis undangan pernikahan, kita bisa berkonsultasi mengenai isi undangan pernikahan saja. Ini untuk menghindari “distraction” atau pengalihan perhatian sehingga waktu yang kita habiskan untuk berdiskusi terlalu banyak.
Idealnya, pemesanan undangan pernikahan adalah sekitar 2-3 bulan sebelum acara pernikahan. Pengerjaan kartu undangan pernikahan biasanya memakan waktu sekitar 1 bulan, jadi dengan waktu yang cukup lama, kita masih bisa “nyantai” dalam membagikan undangan pernikahan kita.
kartu undangan pernikahan
Beberapa produsen kartu undangan biasanya memberikan desain sebelum di cetak. Kesempatan ini dapat kita pergunakan sebaik-baiknya untuk melakukan pemeriksaan terhadap kata-kata dan kalimat yang ada dalam undangan pernikahan. Dengan kita memeriksa secara cermat, diharapkan kesalahan2 kecil seperti tanggal, hari, ejaan gelar dll tidak terjadi. Tujuannya adalah agar tidak boros waktu dan biaya sehingga waktu untuk pemesanan kartu undangan pernikahan bisa lebih optimal dan kita bisa mengurusi hal-hal lain yang berkaitan dengan pernikahan.

Komentar (1)

Jumlah Undangan Pernikahan


Jumlah undangan pernikahan merupakan salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pemesananan undangan pernikahan. Bukan saja karena ini berpengaruh terhadap budget dalam pemesanan undangan penrikahan, namun juga karena ini berpengaruh terhadap budget yang lainnya pula. Sebagai contoh jumlah undangan pernikahan yang membengkak mau tidak mau pasti akan mempengaruhi jumlah biaya yang akan timbul dalam hal konsumsi. Oleh karena ini jumlah undangan pernikahan, perlu diperhitungkan secara matang.
Lantas bagaimana mengoptimalkan jumlah undangan pernikahan?

Bicarakan dengan orang tua

Orang tua biasanya memiliki rekan dan kolega yang menantikan acara pernikahan bagi anak-anaknya. Ini untuk menjalin persahabatan yang lebih akrab diantara mereka. Kolega dan teman dalam taraf tertentu bisa saja “merindukan” untuk diundang dalam acara pernikahan semacam ini. Selain itu batasan teman atau kolega bisa teman atau kolega biasa, bisa juga teman atau kolega dalam hal bisnis. Biasanya untuk menjalin bisnis yang kekeluargaan dan saling mengerti, acara pernikahan bisa digunakan sebagai sarana untuk mendekatkan diri secara personal.

Buatlah Quota Tamu Undangan Pernikahan

Secara umum, kita bisa membuat prosentase sederhana mengenai jumlah tamu undangan kita dengan 25% untuk orang tua kita, 25% untuk orang tua pasangan kita, 25% untuk teman kita, 25% untuk teman dari pasangan kita. Namun jika orang tua kita adalah “sponsor tunggal” dalam acara pernikahan kita, mau tidak mau kita juga perlu mendiskusikan jumlah tamu undangan yang ingin kita datangkan.

Buatlah Skala Prioritas

Skala prioritas menentukan orang yang sangat perlu untuk diundang sampai orang yang tidak begitu perlu untuk diundang. Dengan menentukan skala prioritas undangan pernikahan, kita bisa dengan mudah memangkas jumlah tamu yang akan kita undang. Sebagai contoh, apabila kita telah selesai membuat daftar prioritas undangan, dengan nomor 1 adalah orang yang sangat penting dan nomor terakhir adalah orang yang kurang begitu penting untuk kita undang, kita bisa memangkas jumlah tamu undangan tanpa ada beban mental. Secara teknisnya begini, apabila kita telah membuat daftar orang dengan total jumlah 640orang, sedangkan quota total tamu adalah 400 orang, kita tinggal “buang” daftar calon tamu nomer 401 sampai 640. Dan usahakan untuk membuat daftar orang diawal tadi dengan sungguh2. Sehingga kita tidak perlu mereview ulang orang-orang di nomor 401-640 tadi. Ini untuk menghindari beban emosional yang mungkin timbul jika kita menemui nama-nama tertentu yang kita “buang”. Kita musti ingat pula bahwa jika budget kita memang mentok untuk 400 orang, tidak ada salahnya jika suatu ketika mereka menanyakan “kenapa saya tidak diundang” kita bisa menjawab dengan jujur “ah acaranya cuman kecil-kecilan kok” dengan menjawab seperti itu, diharapkan lawan bicara kita paham bahwa budget kita dalam acara pernikahan memang terbatas.

Tes Satu Tahun

Ini merupakan salah satu cara meringkas jumlah tamu undangan yang cukup unik. Ini dapat anda gunakan untuk menentukan kenalan anda yang perlu atau tidak perlu anda undang. Konsepnya; kenalan yang dalam 1 tahun belakangan sering anda hubungi adalah orang yang perlu diundang, sedangkan kenalan yang tidak pernah anda hubungi dalam 1 tahun kebelakang adalah orang yang kurang begitu perlu untuk diundang. Meskipun cara ini tidak sempurna, tapi cara ini cukup sederhana untuk anda yang masih ragu dalam memangkas jumlah undangan pernikahan.

Tinggalkan sebuah Komentar

« Newer Posts
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.